"Para pemain sangat kelelahan dan mereka tampak sulit bernafas karena udara tipis, apalagi pertandingan digelar pada malam hari mulai pukul 19.00," ungkap Media Officer Persija, Viola Kurniawati.
Macan Kemayoran sebenarnya mengawali pertandingan dengan agresif dan berhasil unggul 1-0 melalui gol pemain asing asal Paraguay Pedro Javier Velazquez Isnfran pada menit ketujuh.

Namun setelah itu, tuan rumah Persiwa yang didukung belasan ribu penonton mengambil inisiatif serangan dan mereka berhasil membalas melalui gol Erick Weeks Lewis pada menit ke-32.
Beberapa menit menjelang turun minum, Erick Weeks menciptakan gol kedua sehingga saat jeda Persiwa membalikkan keunggulan menjadi 2-1. Baru tiga menit babak kedua berjalan, Persiwa memperbesar keunggulan melalui gol Pieter Rumaropen dan pada pertengahan babak kedua, tepatnya pada menit ke-76 Boakay Eddi Foday menuntaskan kemenangan Persiwa menjadi 4-1.
Viola mengatakan para pemain Persija memang tampak kelelahan, apalagi tiga hari lalu mereka baru saja bertanding melawan tuan rumah Persipura di Stadion Mandala Jayapura sehingga masa pemulihan tidak memadai.
"Pertandingan ini kan seharusnya digelar pada hari Jumat (18/5). Namun dimajukan dua hari karena besok (Kamis -Red) hari besar keagamaan, para pemain kurang masa pemulihan. Klub Barcelona sekali pun kalau main disini saya yakin akan kalah," ujar Viola.


